Wako Padang Bongkar Langsung Tempat Mesum Bukit Lampu
PDF Print E-mail
Selasa, 19 Maret 2013 | Padang.Usai menghadiri acara peresmian penggunaan kapal KMP Gambolo di pelabuhan Bungus Teluk Kabung, Wali Kota Padang Fauzi Bahar langsung melakukan blusukan ke kawasan Bukit Lampu. Pada awalnya, Wako hanya mendatangi rumah warga miskin di pinggir bukit lampu, yang rawan mendapat musibah. Wako langsung menjanjikan kepada warga, untuk di pindahkan ke rumah yang lebih layak, yang merupakan bantuan Budha Tsu Chi. Namun menurut Wako, rumah tersebut nantinya tidak boleh di jual oleh warga yang telah dibantu. Warga yang di kunjungipun langsung merasa senang, karena sudah hampir 21 tahun, Ia dan keluarganya tinggal di temat yang sangat tak layak tersebut.


Setelah blusukan ke rumah warga miskin, Wako Padang ini langsung menyasar ke lokasi-lokasi yang di duga menjadi tempat berbuat maksiat di kawasan bukit lampu. Di kawasan ini, ada beberapa titik tempat yang langsung di bongkar Wako bersama aparat satpol pp.


Wali Kota Padang Fauzi Bahar mengatakan, pembongkaran tersebut dilakukan, karena selama ini kawasan bukit lampu telah menjadi buah bibir ditengah masyarakat Kota Padang maupun warga di perantauan. Menurutnya, warung-warung di kawasan itu tidak mungkin hanya di gunakan pengunjung sebagai tempat wisata, tapi juga di gunakan untuk berbuat maksiat. Hal ini disebabkan, karena tempat tersebut berupa pondok-pondok kecil yang di tutupi dengan terpal.


Bahkan saat pembongkaran, Wako juga menemukan beberapa alat kontrasepsi yang telah di gunakan. Hal ini kontan membuat wako naik pitam, dan meminta sat pol pp untuk membongkar dan merubuhkan seluruh warung serupa yang ada di kawasan bukit lampu.


Beberapa penjaga warung tampak hanya terdiam tanpa perlawanan saat pembongkaran itu berlangsung. Dan secara kebetulan, tempat-tempat yang di datangi tersebut belum terlihat satu orangpun pengunjung. Menurut Fauzi Bahar, nantinya para pedagang yang selama ini melayani orang-orang yang akan berbuat mesum, akan di data dan diberikan satu tempat di pasar raya untuk membuka usaha yang baru.


Blusukan ke tempat-tempat maksiat tersebut akan terus dilakukan oleh Wali Kota Padang, termasuk ke kawasan Pantai Padang. Namun menurutnya, kapan waktunya tidak bisa disampaikan sekarang, tapi akan dilakukan secara tiba-tiba.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download

Tag Cloud