Aksi Solidarity KWAK Sumbar Kekerasan TVRI Gorontalo
PDF Print E-mail
Rabu, 27 Maret 2013 | Padang. Puluhan wartawan yang tergabung dalam Koalisi Wartawan Anti Kekerasan Sumatera Barat, hari ini menggelar aksi solidarity di Mapolda Sumbar. Aksi ini di gelar, atas pengerusakan dan kekerasaan terhadap kantor TVRI dan wartawan di Gorontalo, yang dilakukan oleh pendukung calon kepala yang juga merupakan incumbent kepala daerah Gorontalo.


Kordinator aksi KWAK Sumbar, Rahmatul Husna mengatakan, aksi ini merupakan bentuk solidaritas seluruh insan pers yang ada di Indonesia. Menurutnya, seluruh jurnalis/pers yang bekerja meliput sebuah berita telah di atur dan dilindungi oleh UU Pers. Sehingga, jika ada satu wartawan/jurnalis dimanapun berada, maka seluruh wartawan akan bergerak untuk menuntut keadilan. Selain menggelar orasi di Mapolda Sumbar, KWAK juga menggelar orasi di kantor TVRI Sumbar.


Sementara itu, Pj. Direktur LBH Pers, Roni Syahputra mengatakan, kasus kekerasan terhadap wartawan di Indonesia terus meningkat. Sejak tahun 2006 hingga kini, telah terjadi 385 kasus kekerasan terhada wartawan. Namun dari jumlah tersebut, menurutnya tidak sampai 1/3 kasus yg di proses. Kasus-kasus yang selama ini menimpa wartawan maunpun perusahaan pers antara lain kekerasan terhadap wartawan, kriminalitas, gugatan terhadap wartawan, sensor siaran, penyerangan kantor pers.


Sementara itu Roni juga mengatakan, untuk di Sumbar sendiri kasus kekerasan yang telah terjadi sejak tahun 2006, terjadi 9 kasus. Namun yang berjalan proses hukumnya baru sebanyak 3 kasus.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download