Bank Nagari Masih Sulit Ekspansi Jika Hanya Tumbuh 20%
PDF Print E-mail
Rabu, 3 April 2013 | Padang. Rencana Bank Nagari, Sumatera Barat menawarkan saham perdana atau Initial public offering/IPO tahun ini sulit tercapai, karena modal yang masih kurang memadai. Direktur Utama Bank Nagari Sumatera Barat, Suryadi Asmi mengatakan, tanpa adanya modal yang memadai, Bank Nagari tidak mungkin untuk melakukan ekspansi. Berdasarkan aturan yang dibuat Bank Indonesia, setiap satu rupiah yang diinvestasikan, sudah bisa berekspansi delapan sampai sembilan kali. Meski demikian, kondisi Bank Nagari masih aman untuk eskpansi dalam jangka pendek.

Jika melihat kondisi saat ini, Suryadi Asmi mengatakan, Bank Nagari tidak akan mungkin untuk ekspansi lebih besar, jika pertumbuhannya baru mencapai 30%, sementara pertumbuhan bank-bank lain sudah mencapai 30 persen. Ia khawatir, apabila Bank Nagari tidak sanggup menyamai pertumbuhan perbankan lain, perbankan milik Pemerintah Sumatera Barat itu akan tetap kerdil.
 
Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga menyayangkan, masih ada keraguan Pemkab/ko untuk menambah alokasi dana  penambahan modal saham pada Bank Nagari, sehingga pergerakan perkembangan bank nagari menjadi terbatas, dan tidak akan mampu menyaingi perkembangan Bank Umum lainnya. Untuk itu Ia berharap, agar Bank Indonesia dapat mendukung penuh kegiatan pelayanan UKM, guna
menurunan angka kemiskinan yang dilakukan Bank Nagari, yang menjadi Bank Regional Campion di Sumatera Barat. (RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download