Setengah Warga Indonesia Terancam Longsor
PDF Print E-mail
Kamis, 25 April 2013 | Padang. 124 juta jiwa masyarakat Indonesia, berada dalam ancaman tanah longsor. Angka ini merupakan setengah dari jumlah penduduk di Indonesia yang saat ini berjumlah 240 juta jiwa.

Kepala BNPB RI, Syamsul Ma'arif mengatakan, untuk menyelamatkan jiwa yang terancam tersebut, BPBD di daerah telah dihimbau, untuk mencarikan solusinya. Meski tidak harus merelokasi masyarakat yang tinggal di daerah bahaya longsor, namun perlunya edukasi pada masyarakat tentang ancaman tersebut, termasuk cara pembangunan rumah yang sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala BNPB RI juga menambahkan, bahwa untuk tahun 2013, DPR telah mengalokasikan anggaran sebesar 4 triliun rupiah, untuk dipergunakan BNPB dalam menghadapi bencana-bencana yang terjadi di Indonesia. Namun dana tersebut sudah di potong sebesar 600 miliar rupiah, untuk perbaikan kali ciliwung di Jakarta.

Saat ini menurutnya, dana yang sudah di pegang oleh BNPB adalah sebesar 1 triliun rupiah, untuk di salurkan pada seluruh Indonesia pada saat tanggap darurat bencana. Syamsul mengatakan, sebenarnya dana yang harus dimiliki oleh BNPB untuk tanggap darurat selama 1 tahun, adalah sebesar 15 triliun rupiah. Namun karena keterbatasan keuangan negara, maka dana yang sudah dialokasikan untuk BNPB itu, harus bisa dimaksimalkan.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
pupupu