Dokter Di Sumbar Unjuk Rasa Karena Merasa Belum Sejahtera
PDF Print E-mail
Senin, 20 Mei 2013 | Padang. 500 an dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia Sumatera Barat, hari ini menggelar aksi unjuk rasa dan menyampaikan petisi kepada pemerintah Provinsi Sumatera di gedung pertemuan rangkayo basa. Hal ini terkait, dengan kesejahteraan mereka dalam bertugas.

Ketua IDI Wilayah Sumatera Barat, Menker Manjas mengatakan, salah satu dari tujuh petisi yang disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, adalah terkait kesejahteraan para dokter. Pihaknya sangat berharap, tujuh poin petisi yang mereka sampaikan direalisasikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Menurutnya, anggaran kesejahteraan itu sangat perlu terutama bagi dokter yang bertugas di daerah-daerah terpencil di kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat.

Petisi itu disampaikan para dokter di Gedung Rangkayo Basa jalan S Parman dan dihadiri langsung Gubernur Sumatera Irwan Prayitno, Ketua DPRD Sumbar, Yultekhnil dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Rosnini Savitri.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut baik petisi yang disampaikan IDI tersebut. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat saat ini tengah mengalokasikan anggaran untuk kesejehateraan para dokter. Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan berupaya memenuhinya sesuai dengan wewenang dan tanggungjawab yang ada di provinsi.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumatera Barat, Yultekhnil mengatakan, tidak mungkin seorang dokter bisa menyehatkan warga tanpa terlebih dahulu mereka disejahterakan. Ia juga mendukung upaya yang dilakukan para dokter dan akan membicarakan hal itu dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Para dokter memilih menyampaikan petisi itu dalam gedung ketimbang berorasi di jalan, karena dengan cara itu dinilai lebih efektif dan bermoral.

Sebagai dokter, mereka tetap menjaga martabat dan kode etik mereka sebagai dokter. Oleh sebab itu mereka menyampaikan dalam bentuk yang lebih santun dan elegan.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download