Sumbar Stop Beasiswa Untuk S2 dan S3
PDF Print E-mail
Selasa, 21 Mei 2013 | Padang. Dana beasiswa untuk jenjang pasca sarjana S2 dan S3 ditiadakan di APBD Provinsi Sumatera Barat. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Syamsurizal mengatakan, peniadaan anggaran beasiswa tersebut dilakukan mulai tahun 2013, yang menindaklanjuti himbauan dari Kementerian Dalam Negeri dan Badan Pemeriksa Keuangan-BPK.

Menurutnya, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2012 tentang hibah dan bantuan sosial, bea siswa masuk dalam kategori bansos, sehingga hanya boleh diberikan kepada masyarakat beresiko sosial. Sementara itu, penerima beasiswa S2 dan S3, hampir sebagaian besar bukan masyarakat yang beresiko sosial.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Syamsurizal menambahkan, Beasiswa untuk pendidikan lanjutan yang masih dianggarkan dalam APBD yakni untuk jenjang Strata 1. Pembiayaan itupun, hanya diprioritaskan bagi siswa berprestasi yang terkendala oleh faktor ekonomi untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

Selain itu, pos anggaran bea siswa S1 tidak lagi berada di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, melainkan digeser ke Biro Bina Sosial, sesuai Permendagri tentang hibah dan bansos.
Syamsurizal menjelaskan, dalam mekanisme pemberian beasiswa pendidikan tinggi, Dinas Pendidikan hanya bertugas melakukan klarifikasi kelayakan bagi penerima.

Di tahun 2013, sedikitnya telah terdapat 40 pelajar yang diklarifikasi untuk mendapatkan bea siswa S1. Jika dinyatakan layak, masing-masing akan mendapat bantuan sebesar 25 juta rupiah pertahun.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
pupupu