Pemeriksaan 22 Kasus Korupsi di Sumbar di Hentikan
PDF Print E-mail
Selasa, 21 Mei 2013 | Padang. Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, menghentikan penyelidikan dan penyidikan terhadap 22 kasus korupsi di Sumbar. Kasus korupsi yang dihentikan tersebut, merupakan kasus-kasus korupsi yang telah mengendap di Kejati sejak tahun 2007 hingga 2010 lalu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumbar, Ikwan Ratsudy mengatakan, penghentian pemeriksaan terhadap 22 kasus tersebut, karena berdasarkan KUHAP, terbukti tidak mengandung unsur tindak pidana korupsi. Menurut Ikwan, kesimpulan tidak adanya unsur korupsi diambil, setelah pihaknya memeriksa 22 kasus secara mendalam.

Ikhwan juga menambahkan, salah satu kasus yang dihentikan penyidikannya atau biasa disebut di-SP3-kan adalah kasus pembebasan sarana olahraga di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman yang melibatkan WaliKota Pariaman Muklis Rahman.

Selain itu menurutnya, kasus yang sebelumnya berada di Kejati Sumbar adalah sebanyak 57 kasus. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, akhirnya ada kasus yang harus dihentikan, dilanjutkan dan di limpahkan ke pihak lain.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download