Data BLSM Tak Akurat, Warga Purus Serang Kantor Lurah
PDF Print E-mail
Selasa, 25 Juni 2013 | Padang. Pendataan penerima BLSM di Kota Padang tidak berjalan mulus. Hari ini, puluhan warga miskin di Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, memprotes pendataan penerima dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat atau BLSM di kantor lurah setempat.

Selain memprotes, warga juga meminta pembagian dana itu ditangguhkan karena masih banyak warga yang belum menerima sesuai data yang diusulkan.

Salah seorang warga Purus 1, Alvian secara tegas menolak dana itu dibagikan, sebelum warga lain yang berhak menerima dicantumkan sebagai penerima bantuan. Ia sendiri seharusnya menerima dana tersebut, sebagaimana ia menerima jatah beras miskin. Namun ia tidak tercantum sebagai salah satu warga yang berhak menerima dana dimaksud.

Aksi protes pembagian dana BLSM itu pada umumnya dilakukan kaum ibu-ibu. Warga secara tegas menolak dana itu dibagikan, untuk menghindari rasa kecemburuan sosial ditengah masyarakat, karena masih banyak warga yang pantas menerima dana dimaksud, namun tidak tercantum sebagai penerima.

Sementara Sekretaris Keluruhan Purus, Nursin Husin mengatakan, bahwa pihak kelurahan tidak bisa berbuat banyak atas protes warga tersebut. Hal ini disebabkan, karena sebelumnya pihak dari PT.Pos datang membagikan KPS, tetapi ditolak oleh pihak kelurahan, karena jumlah atau data yang dibagikan, tidak sesuai dengan realisasi orang miskin di daerahnya.

Ia mengatakan, di kawasan Purus ada 800 an orang miskin yang di data kelurahan, namun KPS yang dibawa pihak PT.Pos hanya untuk 305 orang saja. Untuk menghindari terjadi kericuhan, maka pihak kelurahan tidak menerimanya. Untuk itu, pihaknya akan melaporkan kekurangan penerima BLSM ini ke Pemerintah Kota Padang.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
pupupu