Jamsostek 2014 Transformasi ke BPJS
PDF Print E-mail
Sabtu, 29 Juni 2013 | Padang. PT. Jamsostek (Persero) menyosialisasikan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) kepegawaian dan juga mendekatkan diri kepada masyarakat dengan menyelenggarakan "Jamsostek Goes To Society 2013" di pelataran mall Plaza Andalas, Kota Padang, Sabtu (29/6). Kepala Kantor Wilayah Jamsostek Sumbar - Riau Rizani Usman, di Padang, Sabtu, mengatakan untuk lebih memperkenalkan Jamsostek kepada masyarakat maka di daerah ini diadakan kegiatan "Jamsostek Goes To Society" dengan tujuan agar lebih dekat kepada masyarakat. "Sebab itu pula maka kegiatan ini kita laksanakan di tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat, seperti di mall ini, apalagi dalam waktu dekat Jamsostek juga akan bertransformasi sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14, tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), pada 2014 akan menjadi BPJS Ketenagakerjaan," kata Rizani.
Dia menambahkan, mulai 1 Januari 2014 nanti, PT Jamsostek akan resmi bertransformasi BPJS ketenagakerjaan, dan untuk mengarah ke sana, maka Jamsostek melakukan berbagai persiapan termasuk mengawal regulasi terkait BPJS tersebut, serta mendesain program yang bisa meningkatkan kepersertaan agar mengalami pertumbuhan investasi dan pelayanan prima. Sosialisasi yang dilakukan PT Jamsostek tersebut selain untuk mendekatkan diri dan juga menjelaskan akan fungsi dari perusaan itu pada 2014 mendatang, memiliki tujuan agar masyarakat memahami pentingnya perencanaan keuangan termasuk memberikan informasi lengkap tentang produk dan layanan yang ada para persero itu.
Sehubungan dengan itu, Kepala Kantor Wilayah Jamsostek Sumbar Agusdiansyah, menambahkan, persipan dalam transformas paling mendasar yang dilakukan di provinsi ini sekarang adalah dalam hal melakukan update dan pembenahan data pengguna Jamsostek untuk jaminan kesehatan."Dalam transformasi ini kita punya empat program, yakni kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan kematian, dan jaminan kesehatan, dan jaminan kesehatan ini yang nantinya akan diserahkan pengelolaanya pada PT Askes, sesuai undang-undang, sebab itu ini yang perlu untuk diketahui oleh masyarakat, sebelum pelaksanaanya pada 1 Januari 2014," jelas Agusdiansyah. Agusdiansyah menambahkan, hal ini perlu dilakukan agar nantinya tidak merugikan masyarakat, tenaga kerja dan lainnya. Selanjutnya Jamsostek hanya akan mengelola jaminan pensiun, dan tiga jaminan lainnya.
Kegiatan sosialisasi sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat tersebut, selian di Kota Padang, juga diadakan di 10 kota besar lainnya di Indonesia, diantaranya Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, Balikpapan, Makassar, Tangerang, dan Ambon.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download