Panitera Pengganti di PN Padang Mogok, Persidangan Tertunda
PDF Print E-mail
Selasa, 02 Juli 2013 | Padang. Karyawan di Pengadilan Negeri Padang yang terdiri dari panitera pengganti dan juru sita, hari ini menggelar aksi mogok menjalani persidangan. Akibat aksi mogok sejak pagi tadi, hingga siang tidak satupun persidangan yang berjalan. Padahal para tahanan telah di datangkan untuk mengikuti persidangan.

Salah seorang Panitera Pengganti, Harry Yurino mengatakan, aksi mogok yang mereka lakukan hari ini, terkait dengan tuntutan kenaikan tunjangan mereka yang sejak tahun 2006 lalu belum mengalami kenaikan yaitu hanya sebesar 360 ribu rupiah perbulan. Padahal menurutnya, tunjangan untuk Hakim sudah mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Untuk itu, hari ini mereka melayakan surat yang ditujukan pada Mahkamah Agung, DPR RI dan Presiden, agar dapat lebih memperhatikan lagi nasib mereka.

Sementara itu, salah seorang Panitera Pengganti lainnya, Lala mengatakan, bahwa mereka merasa di perlakukan tidak adil oleh pemerintah. Padahal menurutnya, selama ini mereka bekerja dalam sehari dari pagi hingga sore hari dan bahkan ada beberapa pekerjaan yang terpaksa di bawa kerumah untuk di selesaikan. Sehingga mereka merasa tunjangan yang mereka dapatkan sudah dianggap tidak layak lagi.

Bahkan menurut ke 45 Panitera Pengganti ini, pekerjaan mereka lebih banyak di bandingkan pekerjaan dari Hakim. Meski belum ada keputusan dari Ketua Panitera, namun para panitera pengganti tersebut sebagian besar ada yang tidak menjalankan tugasnya dan masih menunggu keputusan bersama.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi pada humas PN Padang, Jhon mengatakan, bahwa Pimpinan PN Padang tidak menyetujui adanya aksi mogok dari para panitera pengganti tersebut. Hal ini disebabkan, karena keberadaan PN Padang merupakan sebagai elayan bagi masyarakat. Sehingga menurutnya, hari ini persidangan di PN Padang tetap akan dilakukan.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
pupupu