Peta Evakuasi Tsunami Kota Padang Akan Direvisi
PDF Print E-mail
Rabu, 03 Juli 2013 | Padang. Mercy Corps bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah-BPBD Kota Padang merencanakan revisi peta evakuasi tsunami Kota Padang. Peta yang dirilis dan telah tersebar sebanyak 30 Ribu lembar tersebut, diusulkan untuk diperbarui sesuai perkembangan kajian dan analisa terhadap kemungkinan terjadinya tsunami.

Program Manager Mercy Corps Supriyatno mengatakan, alasan mendasar perlunya revisi peta evakuasi tsunami yakni, keberadaan zona merah yang dikritik dan dinilai kurang tepat. Selain itu, sesuai fungsinya sebagai petunjuk evakuasi, maka peta harus di update, mengingat peta yang ada saat ini hanya mengarahkan masyarakat keluar dari zona merah menuju tempat aman atau evakuasi horizontal. Sementara kebutuhan utama, untuk menyelematkan masyarakat dari ancaman tsunami yakni evakuasi vertical berupa shelter, yang telah mulai dibangun.

Dengan demikian menurut Supriyatno, keberadaan shelter yang telah berdiri di Kota Padang, seperti escape building diantaranya kantor gubernur ataupun kantor kejaksaan tinggi, harus tercantum dalam peta agar dapat menjadi pegangan bagi masyarakat, sehingga kemungkinan jatuhnya korban jiwa jika tsunami terjadi dapat diminimalisir.

Program Manager Mercy Corps Supriyanto menambahkan, revisi peta evakuasi tsunami bukan hal yang dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Untuk itu, Mercy Corps akan terus melakukan pertemuan dengan berbagai pihak yang menanggani kebencanaan guna menerima masukkan, terkait point-point yang perlu diperbarui dari peta evakuasi tsunami Kota Padang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsagaan Bencana BPBD Sumatera Barat Rumainur mengusulkan, hal pokok yang perlu dirubah dari peta evakuasi tsunami Kota Padang adalah kawasan landaan tsunami yang masih mencatat sebagian daerah by pass sebagai zona merah, padahal sesuai rencana kontigensi tsunami daerah by pass merupakan lokasi aman karena berada di ketinggian 12 meter diatas permukaan laut dan berjarak 7 kilometer lebih dari bibir pantai.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download