Penjaja Jasa Penukaran Uang Menjamur
PDF Print E-mail
Rabu, 07 Agustus 2013 | Padang. Menjelang Idul Fitri 1434 Hijriyah, para penjual jasa penukaran uang pecahan baru untuk kebutuhan uang lebaran, terus menjamur di beberapa ruas jalan di Kota Padang. Para penjual jasa penukaran uang lembaran baru tersebut, antara lain dapat ditemui Jalan Sawahan, Jalan Diponegoro, Jalan Muaro dan Jalan Hamka Air Tawar. Berdasar pengamatan dilapangan, terlihat belasan orang berdiri sambil mengacungkan uang baru kepada setiap pengguna jalan yang melewati kawasan-kawasan tersebut. Keberadaan penjual jasa penukaran uang pecahan baru semakin marak, setelah jasa penukaran uang di Bank Indonesia dan perbankan umum resmi ditutup seiring libur lebaran.

Yesi, salah seorang penjual jasa penukaran uang pecahan baru di Jalan Sawahan, Padang mengatakan, uang pecahan baru yang disediakannya mulai dari seribu, 2 ribu, 5 ribu hingga 10 ribu rupiah. Untuk seikat uang dengan nilai 100 ribu, dirinya mendapatkan keuntungan mencapai 10 ribu rupiah. Jika di total setiap harinya, keuntungan dari jasa penukaran uang lebih kurang 200 ribu rupiah. Namun menurut Yesi, tahun ini pendapatnnya  menurun dibanding lebaran tahun lalu. Hal itu disebabkan, karena penyedia jasa penukaran uang baru dipinggir jalan saat ini jumlahnya semakin banyak.

Senada dengan Yesi, salah seoarang penjual jasa penukaran uang dijalan Nipah, Ardin mengakui bahwa pendapatannya menurun dibanding tahun lalu. Menurutnya, hal tersebut juga disebabkan menurunnya peminat penukaran uang baru.

Ardin menambahkan, saat ini penghasilannya dari jasa penukaran uang baru  hanya berkisar 150 hingga 2 ratus ribu rupiah perhari. Ia mengatakan, dalam proses penukaran uang dirinya tidak menetapkan berapa keuntungannya, namun ditentukan oleh hasil tawar menawar dengan pelanggan.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
pupupu