Work and Enjoying Seoul
PDF Print E-mail

A Perfect Day in Seoul

Classy People, seperti yang kita share sejak minggu pertama kita nyampe di Korea, Seoul khususnya yang juga merupakan ibukota Korea Selatan ini berubah dan berkembang pesat oleh energy warga kotanya sendiri and of course love of the new.  Perubahan menuju masa depan ini akan mendesak anda melalui vitalitas gung-ho dan chutzpah hingga anda hanya akan berdiri takjub, belum lagi energy 10 juta Seoulites yang akan menulari anda dan membuat anda terpana. Dengan kontur landscape yang dikelilingi oleh pegunungan, Seoul cukup kontras dengan taman2 hijau yang diselang-selingi arsitektur abu-abu, Istana feodal disamping galeri seni yang futuristic, konsumerisme barat yang berpadu dengan Konfusianisme.

Distrik Insadong dan Samcheong-dong

Mulai hari anda dari distrik Insadong yang nyentrik, lalu nikmati menu menu lezat di Crown Bakery (Insadong St) ada banyak makanan yang cukup umum disini jadi anda tidak perlu adaptasi lidah yang terlalu jauh disini, such as : decent coffee and just-out-of-the-oven breads, doughnuts and pastries.

Selanjutnya, berjalan jalan mengitari gang gang kecil di Insadong, dimana terdapat papan menu kurcaci raksasa yang menawarkan berbagai menu barbekyu serta makanan vegetarian khas kuil buddha. Jangan lewatkan Hanjeongsik - banket yang berisi ikan, selada, daging, sup tahu, dan telur kukus, yang disajikan dengan lauk kimchi (acar kubis pedas), acorn jelly, teri kering dan kacang rebus.

Puas dengan kuliner untuk memulai hari anda, ditengah puluhan galeri seni pribadi disepanjang jalan Insadong dimana anda dapat menemukan toko2 kerajinan kecil yang unik dan lucu (cek juga komplek Ssamzie yang berlantai 4) – dari vas celadon hijau pucat, lukisan dan kaligrafi pena-tinta, hingga jahitan border Kukjae yang berkelas dunia

Anda ingin yang lainnya ? bagaimana dengan utara ? nah, langkah kan kaki anda ke utara untuk eksplore Samcheong-dong, tempat pengungsian terakhir hanok, hunian rumah kayu dengan atap genteng yang dibangun oleh para aristokrasi sebelum perang dunia 2, jangan lupa bawa tisu yah..karna toilet disini tentunya sangat tradisional. Tidak jauh dari sini terdapat museum ayam dan burung hantu (2000 owls at the last count).

 

 

 


Distrik Gwanghwamun

Jalan2 dipusat kota Seoul untuk foto2 di 6 istana Seoul yang mengesankan, why not.., Gyeongbokgung (Yulgung St), jangan lupa senyum ke penjaga yang berseragam feudal. Bangunan2 istana ini dulunya adalah rumah bagi ratusan pembantu, selir dan kasim, dan juga keluarga kerajaan. Istana ini merefleksikan kekuatan dan soliditas  dinasti konfusianisme Joseon yang memerintah Korea bersatu dengan tangan besinya dari 1592 until 1910. Masyarakat aristocrat dan budak ini masih berlanjut di korea utara yang tidak pernah mengenal demokrasi.

Distrik Namdaemun

Adalah spot pasar yang sangat ramai dan cukup bersejarah sebagaimana istana2 lainnya. Bangunan yang tinggi menjulang yang terdapat banyak ribuan warung, kios, dan toko ini menjual segala sesuatu, mulai dari ikan hingga bunga, pakaian anak anak, rumput laut rasa coklat hingga kaca mata murah. Sementara itu di gang kecil mengkhususkan menjual kacamata, tas, jam tangan, dan keperluan ibu ibu lainnya seperti resep makanan.

Distrik Itaewon

Susuri toko toko menuju jalur kereta api bawah tanah, anda akan mendapai War Memorial & Museum, dekat Itaewon. Mungkin menikmati museum ini akan menghabiskan waktu anda seharian apalagi berbagai dokumnetasi perang korea yang menakjubkan.

Hongik district

Untuk suasana yang lebih korea lagi, ambil kereta bawah tanah atau taksi murah menuju Hongik, area yang dipenuhi oleh hiruk pikuk siswa siang dan malam. Butik2 Hole-in-the-wall, bar dan kafedengan gaya2 yang unik dan aneh aneh, ruang game internet, kolam renang umums, ruang nonton DVD dan ruang karaoke berumpuk digedung2 berlantai lima yang hanya menyisakan lorong sempit antara satu gedung dengan yang lainnya. Sementara itu Techno, hip-hop dan live music menggema di ruang bawah tanah.

Keramaian penuh energy di Hongik ini bias dibilang semakin intense dengan kehadiran Club FF (Picasso St) dimana hingga 8 band music rock indi tampil silih berganti menghentak malam diserta minuman alcohol digelas2 plastik yang kerap berseliweran dimana mana. Kehebohan terkahir, Sangsang Madang (Eoulmadang St), berbentuk separuh sayap kupu kupu, dengan seni, music dan ruang bioskop yang ada dimana2 hingga lantai 11.

Distrik Apgujeong

Menghabiskan malam di Hongik atau lanjut ke selatan sungai Han menuju Apgujeong, sebuah lingkungan kelas atas dimana merk merk terkenal dunia meramaikan setiap departemen store; berbagai klinik bedah kosmetik hingga showroom Rolls Royce. Di area ini banyak juga paparazzi berkeliaran yang sibuk berburu super model local yang membawa anjing kecil dalam tas tangan Gucci mereka on their way to a jjimjilbang (24hr luxury spa).

Bersantap sehat di Gorilla in the Kitchen (Dosan Park entrance) yang dimiliki oleh actor top korea Bay Yong-jun. sebelum malam semakin gelap, anda bias menikmati sesi live jazz di Once in a Blue Moon (Seolleung St).

The galleries

Gemerlap lampu2 menjadi kanopi scene kontemporer Seoul yang ramai dimana2, terpancar dari bias modern lampu2 kota hingga sketsa tradisional landscape bangunan2 korea. Di seouls terdapat bangak gallery sperti : Insa-dong, Samcheon-dong dan up-and-coming Tongui-dong.

The architecture

Arsitektur blok2 apartemen  yang unik tergambarkan di petakan2 Bukchon Hanok Village and serta struktur kontemporer yang mencolok seperti the Leeum Samsung Museum of Art atau Tangent, the HQ of Hyundai Development Corp. pada akhir tahun ini kota ini akan memiliki Design Taman & Plaza Dongdaemun Zaha Hadid  yang futuristic.

The tea shops

Menyesap buah, minuman herbal dan menikmati kue berask di warung teh kuno adalah salah satu kenikmatan besar Seoul. Yetchatjip kecil terkenal dengan penyanyi yang bersenandung diantara pernak-pernik yang dikemas layaknya salon, ada juga Dawon dengan halaman yang lapang dan galeri-dikelilingi dan ruang teh tradisional Hanok. Keduanya bias anda temukan di Insa-dong.

The greenery

Dinding2 tebal perkotaan yang menghampar diseluruh seoulConcrete abounds in Seoul, but there’s also no shortage of natural greenery. Soak up the serenity of the Secret Garden at World Heritage-listed Changdeokgung, or saunter along the revived Cheong-gye-cheon, an ingeniously landscaped stream flowing through Seoul’s heart. One of my favourite spots is beautiful Seonyu-do Park, crafted from an old water filtration plant on an island in the Han River.

The hiking

Lebih banyak lagi pemandangan hijau di lengan gunung dan perbukitan yang melingkari kota, fantastis sekali, dan setiap orang dapat melakukan hiking dengan bebas. Bayangan yang menimpa panorama dinding2 benteng kuno dari Bukaksan atau anda dapat memanjat dan menyusuri Inwangsan yang keramat, dimana para shamans masih mempraktekkan ritual harian mereka.

The food

Seoul menawarkan makanan cita rasa terbaik di Asia, dari nokdu bindaetteok yang pedas dan penuh cita rasa (pancake kacang) di pasar Gwangjang hingga jamuan banquet kerajaan yang mewah di Korea House. Jangan lewatkan juga mengunjungi Noryangjin fish market, dimana segala jenis kehidupan laut menunggu untuk dikonsumsi.

Economic Affairs

Korea Selatan memiliki ekonomi pasar dan menempat urutan kelima belas berdasarkan PDB. Sebagai salah satu dari empat Macan Asia Timur, Korea Selatan telah mencapai rekor ekspor impor yang memukau, nilai ekspornya merupakan terbesar kedelapan di dunia. Sementara, nilai impornya terbesar kesebelas.

Kesuksesan ekonomi Korea Selatan dicapai pada akhir 1980-an ketika PDB berkembang dari rata - rata 8% per tahun (US$2,7 milyar) pada tahun 1962[30] menjadi US$230 milyar pada 1989[31] Jumlah ini kira - kira 20 kali lipat dari Korea Utara dan sama dengan ekonomi - ekonomi menengah di Uni Eropa. Kemajuan ekonomi ini dikenal dengan nama Keajaiban di Sungai Han.

Krisis Finansial Asia 1997 membuka kelemahan dari model pengembangan Korea Selatan, termasuk rasio utang/persamaan yang besar, pinjaman luar yang besar, dan sektor finansial yang tidak disiplin. Pertumbuhan jatuh sekitar 6,6% pada 1998, kemudian pulih dengan cepat ke 10,8% pada 1999 dan 9,2% pada 2000. Pertumbuhan kembali jatuh ke 3,3% pada 2001 karena perlambatan ekonomi dunia, ekspor yang menurun, dan persepsi bahwa pembaharuan finansial dan perusahaan yang dibutuhkan tidak bertumbuh. Dipimpin oleh industri dan konstruksi, ekonomi Korea Selatan mulai bangkit pada 2002 dengan pertumbuhan sebesar 5,8%. Jumlah penduduk dibawah garis kemiskinan sebesar 15% pada tahun 2003. Indeks gini menunjukkan perbaikan, dari angka 35.8 menjadi 31.3 pada tahun 2007. Nilai investasinya sebesar 29.3% dari PDB dan menempati urutan ke dua puluh satu.

Pada 2005, di samping merupakan pemimpin dalam akses internet kecepatan-tinggi, semikonduktor memori, monitor layar-datar dan telepon genggam, Korea Selatan berada dalam peringkat pertama dalam pembuatan kapal, ketiga dalam produksi ban, keempat dalam serat sintetis, kelima dalam otomotif dan keenam dalam baja. Negara ini juga menempati peringkat ke tiga puluh enam dalam hal tingkat pengangguran, kesembilan belas dalam Indeks Kemudahan Berbisnis dan ketiga puluh satu dari 179 negara dalam Indeks Kebebasan Ekonomi berdasarkan data tahun 2010.

Ekspor bergerak dalam bidang semi konduktor, peralatan telekomunikasi nirkabel, kendaraan bermotor, komputer, baja, kapal dan petrokimia dengan mitra ekspor utama RRC 21.5%, Amerika Serikat 10.9%, Jepang 6.6% dan Hong Kong 4.6%. Korea Selatan mengimpor plastik, elektronik dan peralatannya, minyak, baja dan bahan kimia organik dari RRC 17.7%, Jepang 14%, Amerika Serikat 8.9%, Arab Saudi 7.8%, Uni Emirat Arab 4.4% dan Australia 4.1%.

Jumlah tenaga kerja berada di peringkat kedua puluh lima dunia. Perusahaan Samsung Electronics adalah perusahaan elektronik terbesar di dunia.

Ekonomi Korea Selatan dipimpin oleh konglomerat besar yang dikenal dengan sebutan chaebol. Beberapa chaebol yang terbesar antara lain: Samsung Electronics, POSCO, Hyundai Motor Company, KB Financial Group, Korea Electric Company, Samsung Life Insurance, Shinhan Financial Group, LG Electronics, Hyundai dan LG Chem


Summarized by : Rain

Source : dari berbagai sumber.

 
pupupu