Pabrik “Semen Sabu” Digrebek
PDF Print E-mail
Rabu, 25 Januari 2012 | Padang. “Pabrik” pengepakan semen (packing plant) illegal di Tanahsirah, Kecamatan Lubukbegalung, diungkap jajaran Polsekta Lubukbegalung, Rabu (25/1). Oleh pengusahanya, semen asli tapi palsu (aspal) dengan merk dagang Semen Padang itu, dijual ke konsumen dengan nilai setengah harga. Seorang karyawan bagian pengepakan PT Semen Padang yang hadir saat penggerebakan, Hendri menyebut, semen itu berasal dari sisa-sisa truk kapsul yang membawa semen curah ke Telukbayur. Di pasaran, semen jenis itu diistilahkan dengan semen sisa abu (sabu). Yang dibawa truk kapsul itu, terang Hendri, merupakan semen jenis ordinary portland cement (OPC) tipe I. Penelusuran Classy FM, Semen Portland Tipe I merupakan jenis semen yang cocok untuk berbagai macam aplikasi beton dimana syarat-syarat khusus tidak diperlukan.

“Semen OPC ini, kemudian di-packing ke dalam karung semen PCC (portland composite cement) yang dimiliki PT Semen Padang. Mungkin, ada keterlibatan orang dalam produksi 'semen sabu' ini,” terangnya. Indikasi keterlibatan orang dalam, juga diakui Kepala Biro Pengamanan PT Semen Padang, Sadrinal yang dihubungi terpisah. “Kemungkinan soal keterlibatan orang dalam, akan kita tindak lanjuti. Sebab, dimana 'pabrik' itu bisa dapat karung PCC dengan merk Semen Padang,” terangnya. “Kami dari Semen Padang juga sudah menyerahkan pengusutan kasus ini kepada pihak Polsekta Lubukbegalung,” tambah Sadrinal.

Pantauan Reporter Classy FM  di lokasi penggerebekan, ada sekitar 31 karung yang berada di sebuah pondok kecil tepat dibelakang pemakaman umum Tanah Sirah, 3 diantaranya sudah selesai dijahit dan masih bersisa 28 karung lagi yang belum dan dibiarkan terbuka. Tidak itu saja, polisi juga mengamankan sebuah truk tangki yang diduga milik pelaku.

Tindak Lanjut Laporan Semen Padang
Kanit Reskrim Polsekta Lubukbegalung, Ipda Bery Juana Putra menyebut pelaku menggunakan modus tukar karung untuk mengelabui konsumennya. Dan Polsekta Lubukbegalung juga sudah menjadikan tempat ini TO (target operasi) setelah mendapat laporan dari PT. Semen Padang. “Kami sudah mengamankan 31 karung semen dan satu unit mobil tangki B 9874 AN. Semua semen yang dimasukkan ke karung berasal dari mobil tangki ini, sementara pelaku sendiri sampai sekarang masih belum tertangkap,” jelas Ipda Bery.
Menurut Bery, pelaku sengaja menyalin semen asli dan disalin ke karung yang sudah dia persiapkan terlebih dahulu. Kemungkinan semen ini akan dijual keluar daerah. “Semen hasil salinan pelaku ini hanya dijual setengah harga,” ucap Ipda Bery.

Warga Banyak Terkecoh
Warni (45), warga sekitar mengaku tidak mengetahui kalau kegiatan penyalinan semen yang terjadi di dekat rumahnya adalah ilegal. Dia juga terkejut ketika personil dari Polsekta Lubukbegalung datang menggeledah seluruh isi pondok kecil tersebut.
“Saya kira ada apa, saya kaget pak, tapi memang benar, disini sering terjadi transaksi semen, dan harga semen yang dijual disini murah pak,” tutur Warni.
Ketika penggerebekan berlangsun, Warni mentyebut kalau pemilik truk kapsul tersebut sedang berada di Pekanbaru. “Pemilik rumah dan truk kapsul itu sedang di Pekanbaru pak, dan belum balik sampai sekarang,” ujar Warni.(Roni)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
pupupu