Penemuan Kapal Kuno di Perairan Mentawai Masih Rahasia
PDF Print E-mail
Rabu, 27 Juni 2012 | Padang. Penemuan kapal kuno yang berada di laut di Kabupaten Kepuluan Mentawai, Sumatera Barat, hingga kini belum dilaporkan ke Kementerian Pariwisita dan Ekonomi Kearitif (Kemenparekraf). Bahkan Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Achyaruddin, baru mengetahui adanya penemuan kapal kuno tersebut, saat ditanya oleh wartawan.

Menurutnya, penemua kapal kuno itu harus segera didaftarkan ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) yang ada di Sumbar. Ia juga mengatakan, bahwa BP3 lah yang akan melakukan riset, jika ada penemuan kapal kuno di Mentawai.

Achyaruddin juga menambahkan, bahwa Sungguh luar biasa adanya penemuan kapal kuno di dalam laut Mentawai yang bermuatan keramik tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, penemuan bangkai kapal kuno bermuatan keramik itu, terungkap ketika terjadi tsunami di Kabupaten Kepuluan Mentawai pada 25 Oktober 2010.

Bangkai kapal kuno, yang diduga terbawa gelombang tsunami dari dasar Samudra Hindia, ditemukan di perairan Pulau Sandiang, Pagai Selatan, Mentawai.

Dalam kapal tersebut, ditemukan sejumlah barang antik berupa keramik dan kendi-kendi kuno peninggalan Dinasti Sun China abad ke-12 sampai ke-14.

Hingga saat ini lokasinya masih dirahasiakan agar kapal yang berada di kedalaman 20 meter di bawah permukaan laut itu tidak dijarah.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download