BPBD Sumbar Akan Menambah 2 Alat Pendeteksi Gempa Canggih Dari Jepang
PDF Print E-mail
Kamis, 04 Oktober 2012 | Padang. BNPB Sumatera Barat kembali akan menambah alat pendeteksi gempa dan bencana. Setelah alat mengukur pergerakan lantai samudera yang akan di pasang di kawasan Mentawai, kini giliran alat pendeteksi pergerakan gempa, yang di rencanakan akan di pasang pada tahun 2013 mendatang, di kawasan Mentawai dan Kota Padang.


Kepala Laksana Pusdalops PB Sumbar, Ade Edward mengatakan, alat yang bernama Digital Intensiti Meter ini, di rencanakan akan di dapatkan melalui kerjasama dengan pemerintah Jepang. Hal ini disebabkan, karena alat tersebut merupakan alat pendeteksi terbaru, yang belum di perjual belikan. Bahkan menurutnya, jika Sumbar dapat memiliki alat tersebut, maka akan menjadi negara pertama selain Jepang, yang memiliki alat canggih pendeteksi gempa. Sehingga dengan adanya alat tersebut, maka akan lebih pasti dan cepat bagi BPBD Sumbar, dalam mengambil keputusan pada saat terjadi gempa.


Ade Edward juga menambahkan, meski untuk mendatangkan alat ini dalam bentuk kerjasama, namun Pemprov Sumbar tetap akan menyiapkan anggaran 750 juta rupiah. Menurutnya, anggaran tersebut disiapkan untuk pengiriman tekhnisi pemasangan dari jepang, dan pelatihan anggota BPBD untuk pengoperasiannya. Menurutnya, jumlah alat yang di usulkan di adakan tersebut sebanyak 2 unit, namun jika mengalami keterbatasan dana anggaran dari Provinsi, maka cukup satu unit yang akan di datangkan pada tahun 2013, dan akan di tambah satu unit lagi pada tahun 2014.


Selain itu Ade juga mengatakan, bukan berarti dengan adanya alat terbaru ini, secara otomatis alat-alat lama seperti Boi yang di miliki Sumbar tidak terpakai lagi. Tetapi menurutnya, dengan alat ini akan semakin mengoptimalkan kerja dari BPBD Sumbar.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download