Penghapusan Outsourcing Oleh Kemenakertrans Harus Dengan Pengawasan Yang Ketat
PDF Print E-mail
Selasa, 20 November 2012 | Padang. KSPSI Sumatera Barat memberikan apresiasi terhadap Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang akhirnya mengabulkan tuntutan pekerja, untuk menghapus sistem pekerjaan alih daya atau outsourcing.
Ketua KSPSI Sumatera Barat Arsukman Edi mengatakan, kebijakan Kemenakertrans tersebut, akan mengikis perilaku curang perusahaan di Sumatera Barat yang kebanyakan masih memberlakukan sistem outsourcing pada jenis pekerjaan pokok. Namun demikian menurut Arsukman, realisasi penghapusan outsourcing harus diawasi secara ketat hingga ke tingkat daerah.
Untuk menjamin terlaksananya penghapusan outsourcing, pihaknya berharap, segera dibentuk Komite Pengawas Nasional yang anggotanya terdiri atas serikat pekerja, asosiasi pengusaha, dan pemerintah di tingkat pusat serta daerah.
Ketua KSPSI Sumatera Barat Arsukman Edi menambahkan, dengan dihapuskannya sistem outsourcing, kesejahteraan pekerja akan terjamin. Dengan diterimanya hak pekerja sesuai aturan, secara otomatis akan meningkatkan motivasi dan kualitas kerja yang akan bermuara bagi peningkatan pendapatan perusahaan.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
pupupu