Tunggakan Pembayaran Raskin Kab/Kota di Sumbar Mencapai Rp 11,8 Milyar
PDF Print E-mail
Kamis, 20-12-2012 | Padang. Tunggakan pembayaran Raskin atau beras miskin oleh Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat kepada Perum Bulog Divre II Sumatera Barat, hingga saat ini  mencapai 11 milyar 800 juta rupiah.


Pada bulan Januari hingga Mei, Kabupaten Kepulauan Mentawai masih berhutang 177 Juta Rupiah. Namun di bulan selanjutnya, Mentawai memutuskan untuk menghentikan distribusi raskin. Sementara itu, di bulan Agustus hingga Desember, hampir seluruh Kabupaten/Kota kecuali Mentawai, masih memiliki tunggakan pembayaran. Daerah yang memiliki hutang terbanyak yakni Kabupaten Tanah Datar, dengan nominal mencapai 1 Milyar 640 Juta Rupiah, disusul Kabupaten Pesisir Selatan mencapai 1 Milyar 451 Juta Rupiah, dan Kabupaten Solok sebesar 1 Milyar 640 juta rupiah.


Kepala Perum Bulog Divre II Sumatera Barat Abdullah Djawas mengatakan, sangat wajar jika masih ada tunggakan pembayaran raskin dari Pemerintah Kabupaten/Kota, mengingat sistem pembayaran dilakukan setelah raskin selesai didistribusikan ke rumah tangga sasaran. Namun demikian, Ia berharap, pembayaran raskin yang terhutang dapat diselesaikan secepatnya, di akhir tahun 2012.


Abdullah Djawas menambahkan, hingga saat ini penyaluran beras miskin-raskin yang dialokasikan untuk masyarakat di Sumatera Barat hampir mencapai 100 persen. Menurutnya, dari total alokasi sebanyak 29 Ribu 65 Ton atau setara dengan 46,5 Miliar Rupiah.(RNS)
 

Add comment


Security code
Refresh

Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download