Classy News
The latest news from the Joomla! Team

Tarekat Saman Lebaran Rabu 7 Agustus
PDF Print E-mail
Rabu, 07 Agustus 2013 | Padang. Satu hari berselang setelah jamaah tarekat Naqsabandiah melaksanakan sholat hari raya idul fitri 1434 H, hari ini (Rabu,7/8) giliran jemaah tarekat Saman yang menggelar sholat idul fitri. Pelaksanaan sholat ini diikuti ribuan jamaah tarekat Saman, seperti yang dilakukan oleh jamaah tarekat Saman di Surau Cirobong Kel. Koto Panjang Kec. Koto Tangah Kota Padang. Di Surau tersebut, pelaksanaan sholat idul fitri di laksanakan pada jam 8.00 wib.

Imam Surau Cirobong, Apan mengatakan, bahwa Penghitungan Lebaran tersebut adalah berdasarkan perhitungan hisab dan juga kepercayaan secara turun temurun terekat tersebut, dan bukan melihat bulan. Menurutnya, dari perhitungan yang mereka lakukan sejak awal berpuasa Senin 8 Juli lalu, maka pada hari Selasa kemaren mereka telah melaksanakan puasa selama 30 hari penuh. Selain telah melakukan hisab sejak setahun yang lalu, mereka juga mengakui telah melakukan rukhyat atau melihat bulan sekali dalam 5 tahun, untuk menentukan waktu hisab berikutnya.

Imam Surau Cirobong yang berada di kawasan Air Pacah ini, Apan mengatakan, selain di Kota Padang, jamaah tarekat Saman juga ada di daerah Kabupaten Pariaman, karena ajaran tersebut berasal dari daerah Ulakan, Kabupaten Pariaman yang dibawa oleh Syehk Burhanuddin, sama dengan tarekat lain yang juga berasal dari daerah yang sama seperti tarekat Naqsabandiyah, dan juga Satariyah. Bahkan, saat ini jamaah tarekat Saman juga ada di Batusangkar, Pesisir Selatan dan Bangko.

Selain melaksanakan salat, ibu-ibu pengikut tarekat tersebut juga terlihat membawa rantang untuk makan bersama menyambut datangnya hari raya. Sementara warga sekitar yang tidak satu ajaran dengan tarekat Saman tersebut, tidak tampak mempermasalahkannya dan masih tetap berpuasa seperti anjuran Pemerintah dan PP Muhamadiyah, yang baru akan berlebaran rencana esok hari.(RNS)
 
Tarekat Naqsabandiah Sholat Taraweh Malam Ini
PDF Print E-mail
Sabtu, 06 Juli 2013 | Padang. Kendati Pemerintah belum menggelar sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1434 Hijriyah, namun Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Kota Padang, Sumatera Barat, telah meyakini dan menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Minggu 7 Juli. Malam ini, jemaah pun melaksanakan sholat tarawih, mengawali kewajiban menjalankan ibadah puasa besok. Pelaksanaan sholat tarawih, salah satunya digelar di Surau Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Guru Tarekat Naqsabandiyah Surau Baru, Zahar mengatakan, penetapan 1 Ramadhan 1434 Hijriyah dilakukan dengan melihat bulan atau rukyat sebanyak tiga kali selama bulan sya’ban. Selain itu, pihaknya juga merujuk pada penghitungan tanggal atau Hisab Munjid yang diajarkan tetua Naqsabandiyah Syeh Haji Muhammad Tayib sejak tahun 1906.

Lebih lanjut, Guru Tarekat Naqsabandiyah Surau Baru, Zahar mengatakan, setiap tahun terjadi perbedaan penetapan Ramadhan antara Tarekat Naqsabandiyah dan Pemerintah. Namun hal tersebut tidak menjadi persoalan, karena pemerintah telah mengakui penetapan yang dilakukan tarekat Naqsabandiyah, karena didasari oleh Al-Quran dan Hadits.

Zahar menambahkan, dalam menjalani Ramadhan, Jemaah Naqsabandiyah juga melaksanakan Suluk. Aktivitas Suluk atau mendekatkan diri pada Tuhan, diisi dengan beribadah seperti zikir, dan shalat sunnah di sebuah masjid atau mushalla yang telah ditetapkan, selama 40 hari terhitung mulai dari 10 hari menjelang ramadhan hingga tiba waktu hari raya Idul Fitri. Dalam menjalankan Suluk, jemaah dilarang mengkonsumsi daging.(RNS)
 
10 Balon Kada Kota Padang Akhirnya Terdaftar di KPU
PDF Print E-mail
Jum'at, 05 Juli 2013 | Padang. Hari terakhir pendaftaran pasangan calon kepala daerah Kota Padang periode 2013-2018, Kantor KPU dipenuhi oleh pendaftar yang diiringi oleh para pendukung masing-masing.

Meskipun KPU telah membuka pendaftaran sejak tanggal 1 Juli lalu, namun justru para pasangan balon walikota dan wakil walikota Padang ramai mendaftar. Pendaftaran hari ini, diawali oleh pasangan Ema Yohana dan Wahyu Iramana yang mendaftar pukul 11 siang tadi dengan dukungan dari Partai Golkar dan Bulan Bintang.

Kedatangan Pasangan Ema dan Wahyu disusul pasangan dari jalur independent Ibrahim-Nardi Gusman, serta pasangan yang terakhir mendaftar yakni pasangan Partai Demokrat dan PAN yakni M Ichlas El Qudsi-Januardi Sumka.

Dengan demikian pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota yang terdaftar di KPU berjumlah 10 pasangan. Jumlah pasangan dari jalur independen mendominasi.

Mereka masing-masing:

Asnawi Bahar-Surya Budi
Desri Ayunda-James Hellyward,
Indra Jaya-Jefri Hendri,
Kandris Asrin-Indra Dwipa
Maigus Nasir-Armailis
Ibrahim-Nardi Gusman
Syamsuar Syam-Mawardinur.

Sementara itu dari jalur partai.
Mahyeldi Ansyarullah-Emzalmi diusung PKS dan PPP, Ema Yohana-Wahyu Iramana diusung Partai Golkar dan Bulan Bintang, M. Ichlas El Qudsi dan Januardi Sumka diusung koalisi PAN dan Demokrat.

Bagi bakal calon dari independen yang masih memiliki kekurangan berkas dukungan, diberikan waktu melengkapi mulai tanggal 15 hingga 21 Juli mendatang. Selama masa kesempatan itu, masing-masing balon tersebut harus mampu menambah syarat dukungan dua kali lipat dari kekurangan berkas dukungannya. Apabila dimasa perbaikan dukungan masih tidak mencukupi, maka balon bersangkutan akan di gugurkan dari pencalonan kepala daerah Kota Padang.

Disamping itu, berkas persyaratan yang harus dilengkapi diantaranya, surat keterangan tidak pailit, surat tidak memiliki tanggungan hutang dari pengadilan niaga medan dan surat bukti tidak memiliki tunggakan pajak. Bagi pasangan balon yang diusung partai, harus memiliki dukungan kursi di parlemen.(RNS)
 
PAN dan Demokrat Akhirnya Bergabung di Pilkada Padang
PDF Print E-mail
Jum'at, 05 Juli 2013 | Padang. Pendaftaran bakal calon kepala daerah Kota Padang hari ini terbilang diwarnai kejutan. Sebelumnya, DPC PAN yang diproyeksikan mengusung Letkol Fahmi Bahar. Namun melalui surat DPP PAN, ternyata menginstruksikan agar DPC dan DPW PAN mendukung M Ichlas El Qudsi bekoalisi dengan partai Demokrat. Dengan demikian, nama Fahmi Bahar yang sempat tertulis di meja registrasi terpaksa dicoret oleh Ketua DPC PAN Padang Fauzi Bahar.

Ketua DPW PAN Sumatera Barat Asli Chaidir mengatakan, tidak ada perpecahan di tubuh PAN. Perbedaan perspektif pencalonan merupakan bagian dari proses, dan dipastikan PAN mengusung M Ichlas El Qudsi.

Sementara itu, Ketua DPC PAN Padang, Fauzi Bahar mengatakan, dengan di daftarkannya M. Ichlas El Qudsi oleh DPP partai PAN, maka Ia harus bersikap legowo menerima hal tersebut. Padahal sebelumnya menurutnya, Ia juga telah menerima surat dari DPP PAN yang memberi dukungan pada Fahmi Bahar untuk maju menjadi Calon Kada Kota Padang. Untuk itu, DPC PAN akan mendukung M.Ichlas El Qudsi berpasangan dengan Januardi Sumka dari Partai Demokrat, yang juga akan di dukung oleh Partai Hanura dan partai-partai di luar parlemen.(RNS)
 
Anggota DPD RI Merapat Ke Golkar Menjadi Balon Kada Kota Padang
PDF Print E-mail
Jum'at, 05 Juli 2013 | Padang. Anggota DPD RI Ema Yohana akhirnya merapat ke partai Golkar, menjadi bakal calon kepala daerah Kota Padang. Ema Yohana pada pendaftaran ke KPU Kota Padang hari ini, di dampingi Ketua DPC Partai Demokrat, Wahyu Iramana Putra, yang akan mendaminginya sebagai balon wakil wali kota Padang.

Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Ema Yohana-Wahyu Iramana Putra menegaskan, keikutsertaannya dalam bursa Pilkada Kota Padang periode 2013-2018 bukan didasari oleh ambisi. Hal tersebut diungkapkan, mengingat selain terdaftar sebagai pasangan balon Walikota Padang, kedua nama politisi dimaksud juga terdaftar sebagai peserta dalam Pemilu Legislatif 2014. Ema Yohana tercatat sebagai calon anggota DPD RI, dan Wahyu Iramana terdaftar dalam deretan Calon Legislatif Tingkat Kota Padang.

Seusai mendaftar, Ema Yohana mengatakan, pilihan maju menjadi balon Walikota Padang merupakan panggilan untuk membangun Kota Padang. Ema mengaku, jika menuruti kepentingan pribadi, pihaknya lebih memilih melanjutkan langkah menjadi DPD. Namun melihat kondisi Padang, yang membutuhkan kepemimpinan untuk kemajuan dan kesejahteraan, maka dirinya memutuskan untuk maju menjadi calon walikota padang.

Ema menambahkan, posisinya yang terdaftar di calon DPD RI dan Walikota Padang bukan permasalahan karena tidak menyalahi aturan. Menurutnya dua jalan yang dipilihnya, merupakan usaha untuk mengabdikan diri ke masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Wahyu Iramana mengatakan, keputusannya bersanding menjadi calon wakil walikota dari Ema Yohana karena, sosok Ema pantas menjadi Bundo Kanduang di Kota Padang.

Sementara itu, pasangan Ema Yohana-Wahyu Iramana, mendaftar menjadi Balon Kepala Daerah Padang ke KPU pukul 11.30 WIB diiringi ratusan pendukung. Pasangan ini diusung oleh Partai Golkar dan Bulan Bintang.(RNS)
 


Page 3 of 213
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
pupupu