Kawasan Air Mancur Bersih Pedagang Pasrah
PDF Print E-mail
Selasa, 24 Januari 2012 | Padang. Puluhan personil gabungan yang terdiri dari Pol PP, SK4, TNI, Polri dan Dinas Perhubungan Kota Padang menggelar aksi bersih-bersih kawasan Pasarraya Padang. Pembersihan tersebut meliputi pembebasan jalan dari PKL (pedagang kaki lima), Selasa (24/1). Para pedagang yang hanya menerima dengan pasrah saat aparat gabungan tersebut mengangkut lapak mereka. Pantauan Reporter Classy FM, pembersihan jalan dari PKL dimulai dari kawasan Air Mancur sampai kepada jalan Bundo Kanduang. Sekitar lebih dari 80 lapak (besar dan kecil) dikandangkan oleh aparat gabungan. Lapak-lapak yang diamankan tersebut langsung diamankan di Mako Pol PP.

Usman (34), salah satu penjual sala di kawasan Airmancur mengaku sangat terkejut dengan pembersihan kali ini. Dia tidak menyangka sedikitpun bahwa akan ada pembersihan jalan dari PKL. “Tidak ada pemberitahuan kepada kami sebelumnya, kami terkejut saja,” jelas Usman. Senada, Ijul (26) penjual teh poci juga menyebut pembersihan lapak pedagang ini tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. “Harusnya ka nada peringatan dulu, tapi ini kenapa kok langsung saja di amankan,” keluh Ijul.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Yadrison mengatakan operasi aparat gabungan yang dilakukan dari pukul 09.00 WIB ini hanya mampu mengamankan sekitar 80 lapak PKL di sekitar Airmancur dan jalan Bundo Kanduang. Menurutnya, pembersihan jalan dari PKL ini adalah keputusan dari Walikota. “Ini adalah perintah dari pak Wali langsung, gunanya untuk mengurangi kemacetan yang terjadi disana, dan juga guna kenyamanan para pengunjung pasar. Barang-barang dari lapak tadi kami amankan dulu, bagi pemilik yang mau barangnya kembali, ikuti prosesnya dan akan kami lepaskan setelah melakukan perjanjian,” tambah Yadrison.

Dishub Gelar Razia Stiker

Sementara itu, di waktu yang bersamaan, Dinas Perhubungan Kota Padang juga menggelar razia stiker terhadap angkutan kota. Puluhan angkot berbagai trayek berhasil dibuka paksa stikernya oleh personil Dishub. Hal ini dilakukan guna mengurangi kegiatan maksiat yang sering terjadi angkutan kota karena tertutup stiker.                                          
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Firdaus Ilyas mengatakan operasi kali ini dilakukan guna mengimbangi dan mematuhi Perwako. “Karena kita juga merupakan SKPD dibawah Walikota, makanya sekali jalan, kita bisa melakukan banyak pekerjaan,” tambah Firdaus Ilyas.(Roni)
 

Add comment


Security code
Refresh

You need install flash player to listen us, click here to download