| Walikota Sudah Kantongi Nama Satpol PP Pengkhianat | ||||
|
|
Selasa, 7 Februari 2012 | Padang. Sekitar sepuluh orang lebih nama personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang sudah dikantongi namanya oleh Walikota Padang, Fauzi Bahar. Nama tersebut didapat dari hasil polling yang dilakukan terhadap sekitar 400 orang personil Satpol PP, dan sepuluh orang tersebut diduga sebagai oknum pengkhianat di kubu Satpol PP Kota Padang.
Hal tersebut dilakukan Walikota Padang dalam rangka apel gabungan personil Satpol PP di Markas Komando (Mako) Satpol PP, Selasa (7/2). Dalam apel gabungan tersebut, terbukalah semua rahasia dari para pejabat di Satpol PP Kota Padang. Sehubungan dengan itu, Satpol PP Kota Padang juga berikrar dan berjanji untuk serius melaksanakan perintah dari atasan, serta tidak akan berkhianat dalam menjalan tugas dan selalu menjaga kesatuan untuk menertibkan dan menegakan Perda di Kota Padang. “Salah satu sebab anggota Satpol PP tidak paham dan tidak mengerti dengan hukum, adalah kurangnya pembelajaran mereka terhadap hukum itu sendiri,” jelas Fauzi. Pembocorkan operasi (razia) sebelum turun kelapangan adalah bukti dari tidak pahamnya anggota Satpol PP Kota Padang terhadap hukum. “Bahkan dibalik ini ada pahlawan kesiangan di kubu Pol PP, apa dia tidak pikir bahwa operasi ini di biayai oleh negara,” ujar Walikota. “Saya berharap kedepannya bahwa tertib dan tegaknya Perda di Kota Padang terletak di tangan saudara semuanya. Mari pelihara rasa kebersamaan dan persatuan sesama dalam mengemban tugas untuk negera dan bangsa,” ucap Fauzi. Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Padang, Yadrison sangat mendukung penuh usaha yang dilakukan walikota tersebut. Menurutnya, oknum anggota Pol PP yang berkhianat harus diberi sanksi yang tegas, apabila masih tidak digubris juga, bisa kemungkinan akan dipecat dari kesatuan. “Ini sudah harga mati, dan para personil harap memahaminya tanpa kecuali, dan mungkin dengan cara ini, kinerja Pol PP akan lebih baik ke depannya,” tambah Yadrison.(Roni) |


