| Mahasiswa demo dengan membakar foto kepala negara RI | ||||
|
Senin, 20 Februari 2012 | Padang. Badan Eksekutif Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara menggelar aksi unjuk rasa untuk menyatakaan sikap melakukan perlawanan terhadap rezim komprador SBY-Boediono, di bundaran Adipura simpang DPRD Sumbar, (20/02).Menurut salah satu aktivis mahasiswa, Putra Tanhar dalam orasinya mengatakan, di tengah kekayaan alam yang sangat melimpah, rakyat mengalami penindasan di Negeri sendiri, perampasan tanah oleh Negara, represifitas alat Negara, serta kasus korupsi yang tidak pernah kunjung usai. Kondisi ini merupakan kenyataan kongkrit yang harus dirasakan oleh rakyat.
“Indonesia merupakan Negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah Indonesia mempunyai syarat kemajuan sumber daya manusia dan seluruh penyelenggara Negara harus patuh terhadap garis dasar Ideologi Negara yakni Pancasila dan UUD 1945” tegasnya.
Namun realita yang kita hadapi setelah proklamasi kemerdekaan 67 tahun yang lalu, rakyat Indonesia masih belum merasakan nikmat kemerdekaan. Rakyat Indonesia masih hidup dibawah garis kemiskinan. Hal ini mengindikasikan para rezim pemerintah sudah melenceng dari nilai Pancasila dan UUD 1945.” teriak Putra Tanhar dalam orasinya.
Kenyataan kongkrit yang dihadapi saat ini, para bikrorat penyelenggara Negara yang bermental komprador telah menghambakan diri terhadap kekuatan modal internasional sehingga dalam segala bidang termasuk politik dan ekonomi Negara dikendalikan asing demi kepentingan negeri-negeri imperalis, ungkap Putra.
Oleh karena itu, temu BEM Nusantara yang diselenggarakan oleh LIMA MIRA di Padang merekomendasikan kepada seluruh anggota BEM Nusantara beserta dengan kaum buruh, tani dan elemen lainnya untuk bersama-sama melawan rezim komprador SBY-Boediono, melawan penjajahan gaya baru dan melawan segara bentuk intervensi pada gerakan mahasiswa yang bertujuan memecah belah pergerakan mahasiswa, tegasnya.
Aksi yang digelar di bundaran tugu Adipura simpang DPRD Sumbar sempat mengakibatkan kemacetan lalu lintas karena para mahasiswa dalam orasinya membakar ban dan membakar foto Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono. (Rony)
|



Senin, 20 Februari 2012 | Padang. Badan Eksekutif Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara menggelar aksi unjuk rasa untuk menyatakaan sikap melakukan perlawanan terhadap rezim komprador SBY-Boediono, di bundaran Adipura simpang DPRD Sumbar, (20/02).