PADANG — Komitmen dan kontribusi nyata dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar) pada akhir November 2025 lalu mengantarkan PT Semen Padang meraih penghargaan Medal of Honor (Bakti untuk Negeri) dari Jaringan Pemred Sumbar (JPS).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara pengukuhan pengurus JPS periode 2026–2028 yang digelar di Padang, Kamis (2/4/2026). Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, hadir langsung menerima penghargaan tersebut.
Prosesi penyerahan penghargaan itu turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, serta Tenaga Ahli Kepala Badan Pengatur BUMN Bidang Komunikasi Publik, Khairul Jasmi, yang menambah khidmat suasana acara.
Tidak hanya PT Semen Padang, sejumlah institusi strategis dan tokoh masyarakat juga menerima penghargaan serupa dari JPS. Di antaranya PT Hutama Karya, Bank Nagari, PT Nindya Karya, Kodam XX Tuanku Imam Bonjol, dan Polda Sumbar.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap penanganan bencana hidrometeorologi di Sumbar, seperti Doni Oskaria, Andre Rosiade, Zigo Rolanda, Sonny Affandi, Rahmad Saleh, serta Harneli Bahar.
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan apresiasi kepada JPS yang telah menginisiasi penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya sebagai bentuk pengakuan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap penanggulangan bencana.
Ketua JPS, Adrian Tuswandi, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepedulian dan aksi nyata berbagai pihak di tengah situasi bencana. Ia menyebut, musibah yang melanda Sumbar kala itu memang membawa dampak besar. “Kata banyak orang, bencana tersebut membuat semuanya tertimbun, kecuali yang tetap tumbuh dan kokoh adalah solidaritas,” katanya.
Menurutnya, pemberian penghargaan tidak dilakukan secara sembarangan. JPS terlebih dahulu melakukan kajian mendalam dengan mengumpulkan sejumlah nama, baik dari kalangan lembaga maupun individu. Proses seleksi dilakukan melalui berbagai metode, termasuk menguji konsistensi kepedulian serta bagaimana aksi nyata yang dilakukan saat bencana terjadi.
Dari hasil seleksi tersebut, terkumpul 24 kandidat yang kemudian mengerucut menjadi 12 penerima penghargaan yang terdiri dari enam lembaga dan enam tokoh.
Terpilihnya PT Semen Padang, kata dia, bukan tanpa alasan. Perusahaan semen kebanggaan masyarakat Sumbar ini dinilai menunjukkan respons cepat dan kontribusi signifikan sejak awal terjadinya bencana.
“Bagi masyarakat Sumbar, kepedulian Semen Padang bukan hanya saat bencana saja, itu sudah menjadi hal yang diketahui luas. Saat bencana kemarin, Semen Padang langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat pada hari pertama, kemudian juga membuka dapur umum, serta mengerahkan seluruh kemampuan untuk membantu pemulihan di daerah terdampak,” jelasnya.
Ia menegaskan, peran aktif PT Semen Padang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian JPS. Bahkan, menurutnya, tanpa keterlibatan perusahaan tersebut, proses pemulihan pascabencana berpotensi berjalan lebih lambat. “Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian dan memperkuat solidaritas,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan Medal of Honor (Bakti untuk Negeri) yang diberikan. Ia pun menegaskan bahwa perusahaan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan oleh PT Semen Padang selama masa tanggap darurat hingga pascabencana yang melanda sejumlah daerah di Sumbar, mulai dari penyaluran bantuan logistik, dukungan material, hingga bantuan nonmaterial bagi masyarakat terdampak, termasuk mengirimkan tim medis.
“Sebagai perusahaan semen kebanggaan masyarakat Sumbar, Semen Padang berkomitmen untuk memberikan bantuan secara maksimal. Alhamdulillah, kontribusi yang diberikan perusahaan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Win usai acara penyerahan penghargaan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa komitmen tersebut tidak berhenti pada masa tanggap darurat saja. Sebagai bagian dari SIG, PT Semen Padang menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Win menyebutkan, perusahaan memiliki kapasitas dan kapabilitas yang dapat diandalkan dalam mendukung pembangunan kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pemanfaatan produk inovatif Sepablock, yang dinilai efektif untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak.
“Insya Allah, kami siap 100 persen untuk mendukung program pemerintah. Kami berharap kemampuan yang dimiliki Semen Padang dapat menjadi solusi dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi, tidak hanya di Sumbar, tetapi juga untuk seluruh daerah yang terdampak,” tuturnya.
Keep reading
More from Hot Release
Fadli Zon Gagas Indarung Biennale, Dorong Indarung I Jadi Pusat Seni dan Budaya
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong pemanfaatan Pabrik Indarung I sebagai pusat seni dan kebudayaan berskala nasional dan internasional, salah satunya lewat gagasan Indarung Biennale setiap dua tahun.
Dirkeu PT Semen Padang Kemukakan Fakta Ilmiah Konstruksi Jam Gadang di Seminar Internasional, Soroti Peran Teknologi Beton
Direktur Keuangan PT Semen Padang memaparkan fakta ilmiah seputar konstruksi Jam Gadang dalam sebuah seminar internasional, menyoroti peran teknologi beton dan meluruskan narasela sejarah seputar penggunaan putih telur sebagai bahan perekat.
235 Atlet dari 60 Daerah Berlaga di Kejurnas Junior Tenis IMTC-Semen Padang Cup 2026
Direktur Utama PT Semen Padang resmi membuka Kejurnas Junior Tenis TDP IMTC-Semen Padang Cup 2026 yang diikuti 235 atlet dari 60 daerah di Indonesia, jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan.