PADANG (25/5/2022) - Tim Direktorat Pamobvit Korsabhara Baharkam Polri telah menuntaskan klarifikasi terhadap hasil audit implementasi Sistem Manajemen Pengaman (SMP) Obvitnas di PT Semen Padang yang digelar selama tiga hari, yaitu 23-25 Mei 2022.
Dari klarifikasi tersebut, tim dari Mabes Polri itu menyampaikan beberapa saran perbaikan kepada PT Semen Padang. Kendati begitu, saran perbaikan tersebut tidak mengurangi hasil audit implementasi SMP Obvitnas yang telah dilaksanakan pada April lalu.
"Klarifikasi ini tidak mengurangi skor audit. Artinya, PT Semen Padang layak mendapatkan sertifikasi Gold SMP Obvitnas," kata Ketua Tim Klarifikasi Audit SMP Obvitnas, Kombes. Pol. Dede Ruhiat Djunaidi, S.I.K, MA usai Closing Meeting Klarifikasi Implementasi SMP, Rabu (25/5/2022).
Dede meminta agar beberapa saran perbaikan yang menjadi temuan tim klarifikasi segera didiskusikan dengan fungsi terkait untuk menentukan strategi, agar implementasi SMP Obvitnas menjadi lebih baik.
Kemudian, jadikan manajemen risiko keamanan bagian dari manajemen risiko perusahaan, dan lakukan penyempurnaan desain dan kualitas keamanan sebagai Obvitnas yang terdiri dari sistem manajemen, teknologi, SDM, insfrastruktur agar implementasi SMP dapat berjalan dengan baik.
"Selain itu, jadikan manajemen risiko keamanan bagian dari manajemen risiko perusahaan, serta rekomendasikan temuan periode audit direkomendasikan juga untuk segera diselesaikan sesuai tanggal penyelesaian yang telah disepakati," ujarnya.
Dede juga menjelaskan bahwa klarifikasi yang dilakukan selama tiga hari ini, merupakan lanjutan dari proses sertifikasi SMP Obvitnas berdasarkan Perpol No 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Perkap No 13 Tahun 2017 tentang Pemberian Bantuan Pengamanan pada Obvitnas dan Objek Tertentu.
Ada empat tahapan dalam proses sertifikasi SMP Obvitnas tersebut, yaitu bimtek, audit, klarifikasi dan penyerahan sertifikasi. "Untuk tahapan klarifikasi, dilakukan bertujuan untuk melihat apakah temuan audit sudah dilaksanakan atau belum," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Dede juga membeberkan rencana tahapan sertifikasi SMP Obvitnas oleh PT Semen Padang. "Insya Allah, proses sertifikasi SMP Obvitnas dengan kategori Emas yang diraih PT Semen Padang akan dilakukan awal Juli mendatang," bebernya.
Closing Meeting Klarifikasi Implementasi SMP Obvitnas itu dihadiri Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang Oktoweri, dan Kepala Departemen Internal Audit Mareza Harlan, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan Nur Anita Rahmawati, Kepala Unit Sistem Manajemen, Nelvi Irawati, Kepala Unit Pengamanan AKBP Firdaus, dan sejumlah pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJB) di lingkungan PT Semen Padang.
Oktoweri mengatakan bahwa PT Semen Padang akan menindaklanjuti sesegara mungkin berbagai saran dari tim klarifikasi Direktorat Pamobvit Korsabhara Baharkam Polri tersebut. "Ya, berbagai rekomendasi tersebut segera kami tindaklanjuti," katanya.
Di samping itu, lanjutnya, PT Semen Padang juga akan melakukan improvement, supaya pada audit implementasi SMP Obvitnas yang akan datang, tim audit dari Mabes Polri tidak ada lagi menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki pada implementasi SMP, termasuk temuan yang sama pada audit April lalu.
Kemudian, terkait sertifikasi SMP akan diraih PT Semen Padang, Oktoweri menyebut bahwa sertifikat itu pengakuan dari pihak independen, karena PT semen Padang telah melaksanakan SMP Obvitnas.
"Pengakuan dari pihak independen itu tentunya akan meningkatkan citra perusahaan dan tentunya juga, sertifikasi tersebut menjadi semangat bagi PT Semen Padang dan pihak BUJP untuk mempertahankannya," pungkas Oktoweri.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Semarak HUT Kemerdekaan RI dan Kota Padang, PT Semen Padang Sumbangkan 326 Kantong Darah ke PMI
PT Semen Padang melalui Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) menyumbangkan 326 kantong darah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang. Donasi tersebut dihimpun melalui kegiatan donor yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang
Hot Release
Sepablock Semen Padang Dipilih untuk Bangun 813 Huntap Korban Bencana di Sumbar
Teknologi Sepablock produksi PT Semen Padang dipilih Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membangun 813 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar).
Hot Release
PT Semen Padang Bekali 40 Peserta MagangHub Kemenaker agar Siap Memasuki Dunia Kerja
PT Semen Padang memberi pembekalan kepada sebanyak 40 peserta Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Tahun 2026 sebelum menjalani magang selama enam bulan di berbagai unit kerja perusahaan. Program ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda sekaligus menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.