PADANG (1/10/2020) - Fakir, jompo, cacat dan janda tua, terus menjadi perhatian UPZ Baznas Semen Padang. Perhatian dari lembaga pengumpul zakat karyawan PT Semen Padang itu, telah direalisasikan sejak tahun 1995 hingga sekarang.
Ketua Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif mengatakan, perhatian untuk fakir, jompo, cacat dan janda tua itu berupa pemberian santunan rutin tiap bulan dan santunan tersebut merupakan program Bidang Kemanusiaan UPZ Baznas Semen Padang.
"Program santunan ini telah dimulai sejak 1995, atau sejak zakat karyawan/ti PT Semen Padang dikelola oleh Seksi Sosial KORPRI PT Semen Padang. Program santunan untuk jompo, janda tua, fakir dan cacat itu hingga kini, merupakan salah satu program unggulan UPZ Baznas Semen Padang," kata Muhammad Arif, Kamis (1/10/2020).
Ketika zakat karyawan/ti masih dikelola oleh Sesi Sosial KORPRI PT Semen Padang, kata Arif melanjutkan, santunan untuk jompo, fakir, janda tua dan cacat itu, hanya disalurkan untuk masyarakat di Kelurahan Batu Gadang dan Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Seiring semakin meningkatnya jumlah penerimaan zakat, maka jumlah penerima santunan pun juga meningkat. Peningkatan itu tidak hanya di era Seksi Sosial KORPRI PT Semen Padang, tapi juga di era setelahnya, seperti Bazis Semen Padang, LAZ Semen Padang dan sekarang ini UPZ Baznas Semen Padang.
Untuk saat ini, sebut Arif, lebih dari 350 orang masyarakat yang diberikan santunan rutin per bulan oleh UPZ Baznas Semen Padang. Sebagian besar dari penerima santunan adalah masyarakat yang tinggal di Ring 1 PT Semen Padang, seperti Lubuk Kilangan, Pauh dan Lubuk Begalung. Beberapa di antaranya, juga ada yang tinggal di luar Kota Padang.
Untuk di luar Kota Padang, penyaluran santunan diserahkan melalui karyawan/ti PT Semen Padang, karena penerima santunan tersebut merupakan rekomendasi dari karyawan/ti PT Semen Padang.
"Sedangkan untuk di Kota Padang, santunan dijemput ke Kantor UPZ Baznas Semen Padang di Kompleks L150 PT Semen Padang," ujarnya.
Muhammad Arif mengatakan, untuk masyarakat Lubuk Kilangan, khususnya di Kelurahan Batu Gadang dan Kelurahan Indarung, selain pemberian santunan rutin tiap bulan, juga ada kegiatan tausyiah di masjid-masjid dan musala.Untuk di Batu Gadang, santunan diserahkan di masjid dan musala, yaitu setalah Salat Ashar, jadwalnya Senin-Jumat. "Di Batu Gadang itu ada 79 orang yang mendapat santunan. Sebelum santunan diberikan, kami pun juga memberikan tausyiah kepada para penerima santunan. Begitu juga di Indarung, pemberian santunan diadakan di Musala Al-Falah Blok M, yaitu setiap hari Sabtu pekan kedua tiap bulannya. Untuk di Indarung ada 32 orang penerima santunan," bebernya.
Sementara itu, di masa pandemi Covid-19 ini, kata Muhammad Arif, UPZ Baznas Semen Padang juga memberikan bantuan paket sembako kepada para jompo, fakir, cacat dan janda tua yang selama ini mendapatkan santunan rutin dari UPZ Baznas Semen Padang.
"Bantuan paket sembako itu terdiri dari beras, telur, minyak goreng dan sarden. Bantuan sembako itu kami serahkan pada Mei kemarin dengan cara diantar langsung ke alamat penerima bantuan, dan alhamdulillah, bantuan sembako itu cukup membantu mereka dalam menghadapi pandemi Covid-19," pungkas Muhammad Arif.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Semarak HUT Kemerdekaan RI dan Kota Padang, PT Semen Padang Sumbangkan 326 Kantong Darah ke PMI
PT Semen Padang melalui Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) menyumbangkan 326 kantong darah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang. Donasi tersebut dihimpun melalui kegiatan donor yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang
Hot Release
Sepablock Semen Padang Dipilih untuk Bangun 813 Huntap Korban Bencana di Sumbar
Teknologi Sepablock produksi PT Semen Padang dipilih Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membangun 813 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar).
Hot Release
PT Semen Padang Bekali 40 Peserta MagangHub Kemenaker agar Siap Memasuki Dunia Kerja
PT Semen Padang memberi pembekalan kepada sebanyak 40 peserta Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Tahun 2026 sebelum menjalani magang selama enam bulan di berbagai unit kerja perusahaan. Program ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda sekaligus menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.